Ternak Ayam Kampung
Beternak ayam merupakan bisnis
yang gak ada matinya. Permintaan akan daging ayam yang semakin
meningkat memberikan kesempatan bagi banyak orang untuk merintis bisnis
ini. Tapi untuk beternak ayam tentunya butuh modal yang sangat besar.
Ayam pedaging rasanya sudah pasti enak, tapi lebih enak dan nikmat lagi
rasa dari ayam kampung, karena rasa dagingnya yang lebih gurih dan enak
pastinya. Tapi untuk dapat merasakan nikmatnya ayam kampung, tentu
anda harus merogoh kocek lebih dalam jika ingin menikmatinya. Harga
tentu berbeda dengan dengan ayam pedaging pada umumya “beda harga beda
rasa pastinya”.
Bagaimana jika ada ayam pedaging
yang rasanya enak seperti ayam kampung, wahh.. tentunya peluang bisnis
yang bikin kita semua ngiler.. jika mendengarnya. Emang ada ayam
pedaging dengan rasa ayam kampung?.. jawabnya adalah “ada”. Namanya
ayam jawa super atau biasa disebut ayam joper, ayam ini lebih popular
di Yogyakarata dan
sekitaran Jawa Tengah. Terlebih lagi ayam joper ini bisa diternakkan
dengan sekala kecil dan tak harus dalam skala besar dalam jumlah ribuan
ekor seperti beternak ayam potong pada umumya. Wahh ini merupakan peluang bisnis yang menjanjikan.
Lebih istimewanya lagi ayam joper ini memiliki masa panen yang tak
jauh beda dengan ayam potong pada umumnya yaitu berkisar kurang dari
dua bulan atau lebih.
Lebih
istimewanya lagi.. ehheh.. wah istimewanya gak ada habisnya ya,
pokonya istiwewa dan super istimewa (pakek h) alias istimewahh… hehe.
Kelebihan lain dari beternak ayam joper ini adalah harganya lebih mahal
dibandingkan ayam potong pada umumnya yaitu di kisaran Rp.25 ribu
sampai dengan Rp.30 ribu per kilonya bahkan bisa lebih, tergantung
pasaran di daerah tertentu. Terutama saat bulan puasa dan menjelang
hari raya atua hari besar lainnya, ayam joper ini banyak di cari karena
ayam ini memiliki rasa yang lebih enak dan gak beda jauh lah.. sama
ayam kampung.
Bagi yang membaca artikel ini, pasti anda mencium bau peluang bisnis
besar di sini dan bukan mencium bau masakan ayam pastinya.. hehe… cium
dulu bau peluang bisnisnya lalu bikin bisnis ini menjadi nyata dan
baru deh.. mencium bau untungnya. Nikmatnya jadi pengusaha ayam heheh…
Asal
mau banyak belajar dan banyak cari tahu tentang seluk beluk bisnis
ini, pasti siapa saja bisa melakukannya. Terlebih lagi bisnis ini tak
harus membutuhkan banyak waktu. Bisa juga dijadikan bisnis sampingan skala kecil maupun menengah,
karena dalam perawatan ayam waktu yang dibutuhkan hanya pagi dan sore
hari saat pemberian pakan. Banyak kemudahan yang ditawarkan dari bisnis
ini, pengambilan DOC atau anakan ayam juga bisa dalam skala kecil
semisal 100 ekor atau 200 ekor.
0 Response to "Ternak Ayam Kampung"
Post a Comment